Beranda > None > Profil 6 Tim Terkuat Seri A Italia 2010-2011

Profil 6 Tim Terkuat Seri A Italia 2010-2011

Hari Sabtu 28 Agustus 2010, Seri A Italia musim 2010-2011 telah dimulai. Tetap dengan sebutan Seri A TIM, dengan sponsor utama Telecom Italia Mobile, kompetisi teratas liga profesional untuk klub sepak bola Italia ini telah berlangsung lebih dari 80 tahun sejak diadakan pertama kali pada tahun 1929.

Liga Seri A Italia musim 2010-2011 kini hadir dengan badan baru, yang semula diatur oleh The Lega Nazionale Professionisti atau umumnya dikenal dengan nama Lega Calcio, badan yang menjalankan dua divisi sepakbola tertinggi di Italia, yaitu Seri A dan Seri B dari tahun 1946 hingga 2010, kini berubah dengan nama dan logo baru Lega Serie A.

Lega Serie A resmi menggantikan Lega Calcio tanggal 1 Juli 2010. Sebelumnya dengan hak siaran televisi klub Seri A yang dijual secara terpisah, mewajibkan tim-tim Seri A mendukung keuangan tim-tim Seri B melalui pembagian pendapatan dari hak siar tersebut. Tanggal 30 April 2009, Seri A mengumumkan berpisah dari Seri B dan tidak lagi mensubsidi. Sembilan belas dari dua puluh klub memilih mendukung keputusan tersebut, hanya satu tim yang terancam degradasi, Lecce, yang menentang.

Lega Serie A akan mengambil alih sebagian besar dari kompetisi yang sebelumnya dipegang oleh Lega Calcio, yaitu Seri A, Coppa Italia, Supercoppa Italiana, dan kompetisi pemain muda Campionato Nazionale Primavera, Coppa Italia Primavera, dan Supercoppa Primavera. Sedangkan untuk Seri B akan dipegang terpisah oleh Lega Serie B, yang baru saja dibentuk.

Perubahan ini diupayakan untuk meningkatkan kualitas Liga Seri A Italia yang beberapa tahun ini sempat meredup karena kalah glamour dibandingkan liga tetangganya seperti Liga Premiership Inggris dan La Liga Spanyol.

Secara historis, Seri A Italia telah menghasilkan jumlah terbanyak finalis Piala Eropa dan kemenangan terbanyak dalam kompetisi tersebut, sama dengan La Liga Spanyol. Klub-klub Italia mencapai final Piala Eropa sebanyak dua puluh enam kali, dan berhasil meraih juara sebanyak dua belas kali. Saat ini, Liga Seri A berada di peringkat 4 di antara Liga Eropa sesuai dengan koefisien Liga UEFA, yang penilaiannya didasarkan pada prestasi klub-klub Italia di Liga Champions dan Liga Eropa UEFA. Sedangkan menurut rating IFFHS 2010, Serie A Italia menempati peringkat ke-4 di dunia.

Apakah kejayaan Seri A Italia akan kembali seiring perubahan ini? Semua tergantung bagaimana sengitnya 6 tim yang berpotensi meraih Scudetto Serie A musim 2010-2011 di bawah ini akan bertarung. Simak profil singkat mereka berikut.

INTER MILAN

Pelatih: Rafael Benitez
Prestasi Terakhir: Juara Serie A 2009-2010, Juara Liga Champions 2009-2010, Juara Coppa Italia 2009-2010.
Pemain masuk: Luca Castellazzi (Sampdoria), Coutinho (Vasco da Gama), Andrea Ranocchia (Genoa).
Pemain Keluar: Ricardo Quaresma (Besiktas), Daniele Pedrelli (Cesena), Andrea Ranocchia (Genoa), Rene Khrin (Bologna), Luca Siligardi (Bologna), Mario Balotelli (Manchester City), Francesco Toldo (pensiun).
Ulasan Singkat: Setelah memenangkan lima gelar Seri A terakhir secara berturut-turut, Inter akan memulai musim 2010-2011 dengan status sebagai favorit juara. Pelatih kharismatik Jose Mourinho boleh saja telah pindah ke Real Madrid dan striker muda Italia, Mario Balotelli telah diizinkan memperkuat Manchester City, namun Inter masih memiliki skuad lengkap dan terkuat.

Keberhasilan untuk mempertahankan Maicon sangat penting, sementara masuknya pemain muda asal Brasil, Coutinho adalah bibit berbakat seperti Balotelli yang diharapkan akan membuat kejutan bagi tim.

Jika pelatih baru Rafael Benitez dapat mempertahankan motivasi yang dimiliki Inter untuk terus menang, maka Inter Milan akan menjadi tim yang susah untuk disaingi di Seri A musim ini.

AS ROMA

Pelatih: Claudio Ranieri
Prestasi Terakhir:
peringkat kedua Seri A 2009-2010, Liga Eropa babak 32 besar, runner-up Coppa Italia 2009-2010
Pemain Masuk: Simplicio (Palermo), Adriano (Flamengo), Bogdan Lobont (Dinamo Bucharest), Guillermo Burdisso (Rosario Central).
Pemain Keluar: Marco D’Alessandro (Bari), Artur (Braga), Stefano Guberti (Roma), Max Tonetto (pensiun).
Ulasan Singkat: Julukan spesialis runner-up bagi Serigala Roma akan menjadi cambuk untuk memulai musim baru Seri A. Dari semua tim teratas di Seri A musim ini, AS Roma memiliki kekuatan paling stabil karena mereka telah mempertahankan pelatih mereka, Claudio Ranieri.

Penandatanganan gelandang serang asal Brasil, Simplicio dari Palermo adalah satu bagian dari usaha AS Roma untuk menambah daya dobrak. Namun melihat umur Simplicio yang telah menginjak angka 30 ditambah dengan kembalinya Adriano ke Italia memberi kesan AS Roma sedang melakukan perjudian di jendela transfer.

Rekor 20 pertandingan tak terkalahkan yang mereka capai musim lalu akan memberi semangat lebih untuk memulai musim 2010-2011 ini dengan baik. AS Roma mungkin akan berharap mental pasukan Inter Milan akan jatuh setelah ditinggal Mourinho, sehingga mereka bisa mengatasi pesaing terberatnya tersebut di Seri A musim ini.

AC MILAN
Pelatih: Massimiliano Allegri
Prestasi Terakhir: peringkat ketiga di Serie A 2009-2010, putaran kedua Liga Champions 2009-2010, babak perempat final Coppa Italia 2009-2010.
Pemain Masuk: Zlatan Ibrahimovic(Barcelona), Robinho(mancester city), Kevin Prince Boateng, Mario Yepes (Chievo), Marco Amelia (Genoa), Sokratis Papastathopoulos (Genoa), Nnamdi Oduamadi (Genoa), Rodney Strasser (Genoa), Kevin-Prince Boateng (Genoa).
Pemain Keluar: Marco Storari (Juventus), Dida (kontrak berakhir), Giuseppe Favalli (pensiun), Ferdinando Coppola (Siena), Marcus Diniz (Parma), Pierre-Emerick Aubameyang (Monaco), Nnamdi Oduamadi (Genoa), Rodney Strasser (Genoa).
Ulasan Singkat: Seorang pelatih baru dengan wajah-wajah baru yang tidak banyak, akan sulit bagi Milan untuk meningkatkan performanya secara signifikan pada musim ini. Massimiliano Allegri dianggap sebagai pelatih muda yang cemerlang, tetapi belum berpengalaman menangani tim besar dan kita akan menunggu bagaimana dia akan menangani pemain-pemain bintang di AC Milan.

AC Milan, seperti yang kita ketahui bersama mengalami penuaan dalam pasukannya berusaha melakukan peremajaan dengan memasukkan beberapa pemain muda musim ini, tetapi hampir sebagian besar pemain baru mereka tidak memicu harapan besar. Kevin-Prince Boateng, pemain 23 tahun asal Ghana mungkin akan menambah tenaga baru di lapangan tengah mereka, tetapi masuknya pemain 34 tahun, Mario Yepes hanya akan menambah kerutan di wajah AC Milan.

SAMPDORIA
Pelatih: Domenico Di Carlo
Prestasi terakhir: peringkat keempat di Serie A 2009-2010, tereliminasi di putaran keempat Coppa Italia 2009-2010.
Pemain Masuk: Nicola Pozzi (Empoli), Jonathan Rossini (Udinese), Gianluca Curci (Siena/AS Roma), Angelo da Costa (Ancona), Stefano Guberti (Roma).
Pemain Keluar: Luca Castellazzi (Inter), Antonio Mirante (Parma), Danielle Padelli (Bari).
Ulasan Singkat: Sampdoria berhasil memberi kejutan besar musim lalu saat dilatih oleh Luigi Delneri sebelum hijrah ke Juventus. Pelatih baru Domenico Di Carlo belum memiliki buku cek kosong untuk memperkuat pasukannya dengan amunisi baru musim ini dan susunan pemain Sampdoria sepertinya tidak menunjukkan sebuah peningkatan.

Harapan terbaik mereka hanya berasal dari pemain depan Antonio Cassano, yang menunjukkan kehebatannya musim lalu. Seiring dengan pertumbuhan kedewasaan dan pengaruhnya di klub, Cassano harus menunjukkan kinerja yang lebih besar dan semangat lebih jika ia ingin memicu peningkatan performa di tubuh Sampdoria.

Posisi keempat seperti musim lalu mungkin akan menjadi target prestasi yang realistik untuk dicapai Sampdoria musim ini.

NAPOLI
Pelatih: Walter Mazzarri
Prestasi Terakhir: peringkat keenam di Serie A 2009-2010, babak 16 besar Coppa Italia 2009-2010
Pemain Masuk: Edinson Cavani (Palermo).
Pemain Keluar: Matteo Contini (Zaragoza), Yesus Datolo (Espanyol), Erwin Hoffer (Kaiserslautern), Mariano Bogliacino (Chievo), Nicolas Navarro (Argentinos Juniors), Luca Cigarini (Sevilla), Jerman Denis (Udinese).
Ulasan Singkat: Napoli saat ini telah menjadi salah satu tim kuat di Seri A dan pelatih Walter Mazzarri telah menciptakan sebuah unit tim kompak yang sulit untuk dikalahkan dan efektif pada serangan balik.Napoli mungkin seharusnya bisa mencapai posisi lebih baik lagi dari peringkat keenam pada musim lalu.

Penandatanganan penyerang asal Uruguay, Edinson Cavani, dengan status pinjaman dari Palermo merupakan usaha yang baik, tetapi Napoli masih perlu beberapa penyerang lagi untuk bisa lebih baik dari tahun lalu. Menjaga pemain tengah asal Slovakia, Marek Hamsik dan striker asal Argentina, Ezequiel Lavazzi adalah hal yang terpenting.

Napoli akan terdorong untuk menyelesaikan musim ini dengan prestasi lebih baik, setidaknya finish di posisi empat besar Seri A.

JUVENTUS
Pelatih: Luigi Delneri
Prestasi Terakhir: peringkat ketujuh di Serie A 2009-2010, babak penyisihan grup Liga Champions 2009-2010, putaran 16 besar Liga Eropa 2009-2010, babak perempat final Coppa Italia 2009-2010.
Pemain Masuk: Simone Pepe (Udinese), Marco Storari (Milan), Davide Lanzafame (Palermo), Leonardo Bonucci (Bari), Jorge Martinez (Catania), Marco Motta (Udinese), Milos Krasic (CSKA Moskow).
Pemain Keluar: Cristian Molinaro (Stuttgart), Fabio Cannavaro (Al Ahli Dubai), Sergio Almiron (Bari), Sebastian Giovinco (Parma), Christian Poulsen (Liverpool), Albin Ekdal (Bologna), Tiago (Atletico Madrid).
Ulasan Singkat: Juventus mengalami musim terburuknya pada musim lalu. Bukan saja mendapat jumlah kekalahan yang terbesar, Juventus juga menderita jumlah kebobolan terbanyak, terburuk sepanjang sejarah mereka di Seri A Italia.

Tantangan besar akan dihadapi bos baru Juventus yang kini dipegang Luigi Delneri, dan ia telah bergerak cepat dengan mendatangkan tujuh wajah baru, di antara mereka terdapat tiga pemain Timnas Italia. Juventus memerlukan penyegaran dan Delneri telah melakukan hal itu, tapi masih harus dilihat seberapa cepat anak-anak baru Juventus bisa berhasil bermain padu sebagai sebuah tim besar Italia.

Jika tidak finish setidaknya dalam peringkat empat besar, era Delneri akan menjadi singkat di Juventus. Delneri sadar betul hal itu sehingga ia membutuhkan Milos Krasic, Simone Pepe dan Davide Lanzafame untuk membuat dampak yang cepat bagi Juventus.

Kategori:None
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: